Tuesday, February 10, 2026
HomeTeknologiAncaman Government Shutdown AS Terhadap Bitcoin

Ancaman Government Shutdown AS Terhadap Bitcoin

Ada pandangan yang menganggap Bitcoin sebagai “emas digital” yang dapat bersinar saat situasi politik mengalami ketidakstabilan. Namun, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung mengikuti tren pasar daripada berperan sebagai aset perlindungan selama satu dekade terakhir.
Dalam empat penutupan sistem keuangan terakhir, Bitcoin telah menunjukkan kecenderungan untuk melemah atau melanjutkan tren penurunan harga. Hanya pada satu kesempatan, Bitcoin berhasil menguat saat terjadi penutupan pemerintah pada bulan Februari 2018, namun hal ini dianggap sebagai pantulan teknis akibat kondisi pasar yang sudah jenuh jual, bukan reaksi langsung terhadap isu politik.
Jika tren saat ini terus menunjukkan kelemahan, kemungkinan penutupan akan memperburuk koreksi harga yang sedang terjadi. Selain itu, kondisi internal pasar kripto juga menunjukkan gejolak. Data dari CryptoQuant mengindikasikan adanya tekanan pada sisi produksi.
Perusahaan besar seperti CleanSpark, Riot Platforms, dan Marathon Digital dilaporkan mengalami penurunan produksi akibat cuaca buruk musim dingin di Amerika Serikat yang mempengaruhi jaringan listrik. Data Net Realized Profit/Loss (NRPL) menunjukkan bahwa banyak investor mulai menjual aset digital mereka dengan harga yang tidak menguntungkan, menandakan adanya fase distribusi dan pengurangan risiko daripada akumulasi atau pembelian besar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler