Pada tahun 2022, WhiteBIT menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Luar Negeri Ukraina untuk mendukung layanan konsuler di negara-negara di mana mereka beroperasi. Mereka juga menawarkan pusat anti-krisis dan layanan bantuan 24 jam untuk warga Ukraina di luar negeri. Selain itu, WhiteBIT dan Whitepay telah memfasilitasi lebih dari USD 160 juta atau Rp 2,67 triliun dalam donasi kripto. Mereka menegaskan bahwa mereka tidak beroperasi di Rusia dan tidak memiliki pengguna atau aktivitas bisnis di sana sejak tahun 2022.
Perusahaan terus memperluas jangkauannya secara internasional, termasuk memasuki pasar AS dengan peluncuran dan kampanye pemasaran di Times Square, New York. Rencananya, WhiteBIT akan memperluas operasinya ke Australia, Argentina, Brasil, dan pasar lainnya pada tahun 2025 sesuai dengan pembaruan bisnis terbaru.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan penelitian dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.

