Perusahaan penyedia layanan kustodian kripto, Copper, berbasis di London, sedang mempertimbangkan opsi untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Minat investor institusi terhadap infrastruktur kripto yang teregulasi semakin meningkat, menggeser model bisnis berbasis token. Copper masih dalam tahap diskusi awal terkait rencana IPO, sambil mengevaluasi berbagai opsi pencatatan saham dalam konteks peningkatan perhatian investor pada “infrastruktur dasar” aset digital, seperti layanan kustodian, penyelesaian transaksi, manajemen agunan, dan sistem manajemen risiko untuk aktivitas kripto institusional.
Rencana Copper muncul setelah perusahaan kustodian kripto lainnya, BitGo, sukses melantai di Bursa Efek New York (NYSE). Meski harga IPO BitGo di atas kisaran awal, namun nilai sahamnya sempat turun sekitar 30% dari posisi tertinggi pasca-IPO. Tetapi, aksi korporasi BitGo membuka peluang bagi perusahaan aset digital lainnya dengan model bisnis yang patuh regulasi dan pendapatan yang stabil.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca sendiri. Sebelum membeli dan menjual kripto, penting untuk mempelajari dan menganalisis dengan seksama. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

