Saturday, March 7, 2026
HomeTeknologiHarga Bitcoin Turun 50%, Pengamat Ungkap Penyebabnya

Harga Bitcoin Turun 50%, Pengamat Ungkap Penyebabnya

Harga Bitcoin Anjlok 50%, Mengapa Hal Ini Wajar Terjadi?

Penurunan tajam harga Bitcoin hampir 50% dari level tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025 menuai banyak perhatian. Namun, menurut veteran hedge fund Gary Bode, volatilitas seperti ini adalah hal yang umum terjadi dalam aset kripto. Bode menegaskan bahwa penurunan harga tersebut bukan menandakan krisis yang lebih besar sedang terjadi.

Meskipun penurunan harga Bitcoin belakangan ini mengejutkan banyak pihak, Bode mengungkapkan bahwa hal tersebut sebenarnya tidak luar biasa dalam sejarah Bitcoin. Bahkan, penurunan sebesar 80%-90% adalah hal yang biasa terjadi. Bagi mereka yang bisa bertahan menghadapi volatilitas tersebut, keuntungan jangka panjang dari investasi Bitcoin bisa sangat besar.

Dalam konteks penurunan harga Bitcoin akhir-akhir ini, banyak investor melihatnya sebagai reaksi pasar terhadap potensi peningkatan suku bunga. Nominasi Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve dianggap sebagai sinyal bahwa the Fed mungkin akan mengambil sikap hawkish. Hal ini membuat aset tanpa imbal hasil seperti Bitcoin menjadi kurang diminati, sehingga terjadi aksi jual masif di pasar.

Meski demikian, Bode berpendapat bahwa analisis pasar terhadap situasi ini tidak sepenuhnya tepat. Ia mengacu pada pernyataan Warsh yang sebenarnya mendukung penurunan suku bunga, serta catatan dari Presiden AS Donald Trump yang menunjukkan hal serupa. Kombinasi antara hal tersebut dan defisit anggaran AS yang terus bertambah membuat the Fed memiliki keterbatasan dalam memengaruhi imbal hasil treasury jangka panjang.

Bode menegaskan bahwa sebagian besar penjualan Bitcoin belakangan ini dipicu oleh persepsi pasar yang mungkin tidak sepenuhnya berdasar pada faktor fundamental. Menurutnya, situasi ini lebih merupakan hasil dari reaksi pasar yang berlebihan daripada indikasi krisis yang sebenarnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler