Saturday, March 7, 2026
HomeTeknologiHarga Bitcoin Fluktuatif usai Data Pekerjaan AS, Inflasi Mencuat

Harga Bitcoin Fluktuatif usai Data Pekerjaan AS, Inflasi Mencuat

Harga bitcoin, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar (BTC), mengalami penurunan di pasar pada Kamis sore pukul 14.53 WIB. Analis mencatat bahwa penurunan harga bitcoin dipengaruhi oleh kekhawatiran investor terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) setelah data tenaga kerja AS lebih kuat dari yang diharapkan.

Data dari Coinmarketcap.com menunjukkan bahwa harga bitcoin (BTC) mengalami penurunan tipis dalam 24 jam terakhir namun kembali menguat. Harga BTC naik 0,14% dalam 24 jam terakhir namun turun 4,94% selama seminggu terakhir. Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 67.168 atau sekitar Rp 1,12 miliar.

Sementara itu, harga Ethereum (ETH) mengalami kenaikan sebesar 0,90% dalam 24 jam terakhir namun turun 5,6% selama seminggu terakhir. Harga Ethereum saat ini berada di level USD 1.968 atau sekitar Rp 33,02 juta.

Kapitalisasi pasar kripto global juga mengalami kenaikan sebesar 0,65% menjadi USD 2,29 triliun dalam 24 jam terakhir, mencapai angka sekitar Rp 38.431 triliun. Ajaib Panji Yudha, seorang ahli keuangan, mengatakan bahwa pasar aset digital mengalami koreksi setelah data ketenagakerjaan AS yang mengejutkan. Harga bitcoin sempat tergelincir namun akhirnya berada di kisaran USD 68.000-USD 72.000.

Data ekonomi AS menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam nonfarm payrolls (NFP) sebesar 130.000 pada bulan Januari, jauh melebihi perkiraan. Tingkat pengangguran AS turun tipis menjadi 4,3% sementara rata-rata pendapatan per jam tetap stabil di 3,7% secara tahunan. Penurunan harga bitcoin dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap pemangkasan suku bunga lebih awal yang sulit terwujud akibat kondisi pasar tenaga kerja AS yang kuat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler