Saturday, March 7, 2026
HomeTeknologiStablecoin Ancam Dominasi Bitcoin: Peringatan Analis

Stablecoin Ancam Dominasi Bitcoin: Peringatan Analis

Pasar kripto sedang berjuang untuk mendapatkan momentumnya kembali, dan analis saat ini mengamati peningkatan signifikan dalam stablecoin yang stabil. Hal ini memiliki dampak langsung terhadap nilai bitcoin (BTC). Stablecoin adalah jenis kripto yang didesain untuk mempertahankan nilai yang stabil, umumnya dikaitkan dengan mata uang fiat seperti dolar Amerika Serikat (AS).

Mike McGlone, Senior Commodity Strategist dari Bloomberg Intelligence, memperhatikan bahwa tren terbesar dalam dunia kripto bukanlah dari token spekulatif, namun dari dominasi Tether yang terus meningkat. Dia bahkan meramalkan bahwa Tether pada akhirnya akan melampaui bitcoin. Peningkatan kapitalisasi pasar Tether telah melampaui sebagian besar altcoin, kecuali Ethereum (ETH) dan bitcoin (BTC).

Pada tanggal 11 Februari 2026, kapitalisasi pasar USDT telah mencapai USD 184,6 miliar atau sekitar Rp 3.108 triliun. Total kapitalisasi pasar seluruh stablecoin adalah USD 307,1 miliar, dengan USDC milik Circle menempati peringkat kedua setelah USDT. Perubahan ini tidak hanya mencerminkan apresiasi harga, namun juga melibatkan pertumbuhan pasokan dan posisi modal. Hal ini terjadi ketika kapitalisasi pasar stablecoin meningkat sementara aset berisiko mengalami pelemahan, menandakan adanya perilaku defensif.

McGlone juga mengaitkan penurunan dalam harga Ether baru-baru ini dengan peningkatan pasokan USDT. Jika Ether terus turun menuju level USD 1.500 dan pasokan USDT terus meningkat, maka Tether memiliki potensi untuk melampaui Ethereum dalam kapitalisasi pasar, menjadi aset kripto terbesar kedua setelah bitcoin.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler