Manchester United baru-baru ini mengambil keputusan untuk memecat pelatih mereka, Ruben Amorim. Keputusan ini tidak hanya berdampak pada performa tim, tetapi juga potensi pengeluaran klub hingga hampir 16 juta poundsterling. Kepergian Amorim setelah 14 bulan menempatkan United dalam posisi harus membayar kompensasi besar kepada mantan pelatih dan staf kepelatihannya. Dalam laporan keuangan yang dirilis klub, terungkap bahwa kewajiban pembayaran kompensasi ini berpotensi menjadi beban keuangan yang signifikan bagi klub. Pemecatan Amorim sendiri terjadi setelah sejumlah kritik yang dilontarkannya terhadap manajemen klub, yang mengakibatkan beberapa anggota stafnya juga meninggalkan Old Trafford.
Dalam mempersiapkan pertanggungjawaban keuangan yang transparan, United menyebutkan kemungkinan pembayaran kompensasi ini akan diakui dalam laporan kuartal kedua tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2026. Selain itu, klub juga mengungkapkan bahwa mereka telah membayar 6,3 juta poundsterling kepada Sporting CP sebagai sisa kompensasi yang harus diselesaikan terkait kepindahan Amorim dari klub tersebut. Sebelumnya, United juga harus mengeluarkan biaya besar sebesar 10 juta poundsterling untuk merekrut Amorim dari Sporting CP, setelah memecat pelatih sebelumnya dengan biaya 10,4 juta poundsterling.
Performa Amorim selama masa kepelatihannya di United tidak selalu konsisten. Meskipun berhasil mencatatkan sejumlah kemenangan, Setan Merah masih berjuang di pentas Liga Primer. Ironisnya, peningkatan performa tim terjadi setelah kepergian Amorim dan pengangkatan pelatih sementara, Michael Carrick. Dengan harapan bisa kembali bersaing di papan atas, United saat ini dalam proses restrukturisasi tim dan manajemen setelah kejadian pemecatan ini.PUTE_LOWER_TEXT_HERE

