Arthur Hayes, pendiri BitMEX, mengemukakan dalam esainya yang terbit pada 2 Maret bahwa keterlibatan militer AS dengan Iran dapat memicu pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral AS. Menurut Hayes, dari pengamatan selama empat dekade, setiap operasi militer besar AS di Timur Tengah selalu diikuti dengan penurunan suku bunga atau pelonggaran kebijakan oleh Federal Reserve (The Fed). Contoh historis yang disebutkan Hayes termasuk Perang Teluk 1990 di era Presiden George H.W. Bush dan serangan 11 September 2001 yang diikuti dengan pemangkasan suku bunga darurat oleh Alan Greenspan, Ketua The Fed saat itu. Bahkan saat Presiden Barack Obama meningkatkan jumlah pasukan di Afghanistan pada 2009, kebijakan pelonggaran kuantitatif telah berjalan. Dengan pola ini, Hayes berpendapat bahwa situasi tersebut dapat menjadi sentimen positif bagi Bitcoin dalam jangka panjang.

