Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan penjelasan terkait alasan di balik perubahan taktik yang mengejutkan saat timnya ditahan imbang oleh Como dalam leg pertama semifinal Coppa Italia. Chivu merombak formasi tim karena menghadapi krisis pemain dan jadwal pertandingan yang padat. Meskipun Inter Milan saat ini memuncaki klasemen Serie A, penampilan mereka dalam kompetisi piala terlihat kurang stabil setelah tersingkir dari Liga Champions. Absennya beberapa pemain kunci memaksa Chivu untuk bereksperimen dengan sistem permainan baru, termasuk menempatkan gelandang kreatif di posisi yang tidak biasa. Meski hasil pertandingan melawan Como hanya berakhir imbang, Chivu memberikan apresiasi pada para pemainnya yang mampu beradaptasi dengan cepat meskipun hanya memiliki waktu persiapan yang singkat. Hasil imbang ini juga dianggap sebagai upaya rotasi skuat menjelang laga Derby della Madonnina melawan AC Milan yang penting dalam persaingan merebut Scudetto. Mengenai keberlanjutan taktik yang digunakan, Chivu memilih untuk tidak berspekulasi dan akan membuat keputusan final setelah memantau kondisi pemain dalam beberapa hari mendatang. Selain membicarakan pertandingan, dalam kesempatan tersebut Chivu juga bercanda dengan mantan rekan setimnya dan menanggapi dengan santai kritik yang ia terima belakangan ini.

