Sholat Idul Fitri adalah ibadah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan oleh umat Islam pada pagi hari saat hari raya Idul Fitri sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sholat ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan, namun juga diperbolehkan dilakukan sendiri atau munfarid. Niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dilakukan dengan bacaan Arab “أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى” yang artinya “Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Ritual sholat Idul Fitri terdiri dari berbagai tahapan, di antaranya adalah niat di dalam hati, takbiratul ihram, membaca doa iftitah, takbir sebanyak 7 kali, membaca Al-Fatihah dan surat pendek, melakukan ruku’, i’tidal, dan sujud seperti biasa. Tahapan selanjutnya adalah berdiri kembali, takbir sebanyak 5 kali, membaca Al-Fatihah dan surat pendek, ruku’, i’tidal, sujud, tasyahud akhir, dan salam. Setelah sholat, umat Islam biasanya mendengarkan khutbah yang hukumnya sunnah.
Doa setelah sholat Idul Fitri juga penting untuk dilafalkan, dengan bacaan Arab “اللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَمِنْكُمْ” yang artinya “Ya Allah, terimalah amal ibadah kami dan kalian.” Beberapa amalan sunnah sebelum sholat Idul Fitri meliputi mandi sunnah, memakai pakaian terbaik, makan sebelum sholat, dan mengumandangkan takbir. Selain itu, amalan sunnah lainnya juga dapat dilakukan, seperti mensyukuri nikmat setelah Ramadhan, mempererat ukhuwah atau persaudaraan, dan mengingat kebesaran Allah SWT.
Sholat Idul Fitri sebagaimana dijelaskan di atas merupakan ibadah sunnah yang terdiri dari 2 rakaat dengan tambahan takbir 7 dan 5 kali yang dilakukan sebagai ungkapan syukur di hari raya. Dengan memahami tata cara dan doa-doa yang tepat, umat Islam dapat melaksanakan sholat Idul Fitri dengan khidmat dan penuh keberkahan.

