Sunday, April 12, 2026
HomeTeknologiKorelasi Bitcoin dan S&P 500: Bukan Sinyal Bullish?

Korelasi Bitcoin dan S&P 500: Bukan Sinyal Bullish?

Adler memberikan penekanan pada dua indikator utama terkait hubungan antara Bitcoin dan S&P 500. Pertama adalah korelasi 13 minggu yang mengukur sejauh mana pergerakan harga keduanya sejalan dalam jangka pendek. Saat ini, korelasi tersebut telah berubah menjadi negatif, menunjukkan bahwa pergerakan harga keduanya tidak lagi bergerak secara sinkron. Meskipun begitu, Adler menegaskan bahwa hal ini tidak secara otomatis berarti Bitcoin mulai bergerak secara independen dari pasar saham.

Adler menjelaskan bahwa kemungkinan korelasi negatif ini terjadi karena adanya kombinasi kenaikan harga Bitcoin dalam jangka pendek dan pelemahan yang berkelanjutan di pasar saham. Artinya, Bitcoin belum sepenuhnya menunjukkan keunggulan dalam performa dibandingkan dengan saham. Indikator kedua yang dipertimbangkan adalah rasio harga BTC/S&P yang mencerminkan performa relatif kedua aset. Jika rasio tersebut naik, itu berarti Bitcoin mengungguli saham, namun jika turun, artinya Bitcoin tertinggal.

Namun, ternyata sejak bulan Januari 2026, rasio ini terus mengalami pelemahan. Adler menyimpulkan bahwa Bitcoin masih belum sepenuhnya dianggap sebagai aset safe haven dan belum menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dibandingkan dengan pasar saham. Pasar masih melihat Bitcoin sebagai aset berisiko tinggi dengan potensi penurunan harga yang lebih besar jika dibandingkan dengan S&P 500. Adler menegaskan pentingnya untuk tetap waspada terhadap pergerakan harga Bitcoin dan hubungannya dengan pasar saham.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler