Empat astronot dalam misi Artemis II NASA mencapai tonggak bersejarah saat memasuki wilayah pengaruh gravitasi bulan pada Senin (6/4/2025). Mereka melaju menuju sisi jauh bulan yang gelap, menjadi manusia dengan jarak terjauh dari Bumi sepanjang sejarah. Awak misi Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan astronaut Kanada Jeremy Hansen telah berada di kapsul Orion sejak diluncurkan dari Florida. Pada hari keenam penerbangan, mereka dijadwalkan bangun pada pukul 10.50 waktu Timur (ET).
Pada pukul 19.05 ET, kru akan mencapai jarak maksimum sekitar 252.757 mil dari Bumi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh awak Apollo 13 selama 56 tahun. Saat mendekati rekor tersebut, astronot akan mengitari sisi jauh bulan pada ketinggian sekitar 4.000 mil di atas permukaan, menyaksikan bulan yang gelap dengan Bumi tampak kecil di kejauhan.
Momen ini menjadi puncak dari misi Artemis II yang berlangsung hampir 10 hari dan uji terbang berawak pertama dalam program Artemis. Program ini bertujuan mengembalikan manusia ke permukaan bulan pada 2028 dan membangun kehadiran jangka panjang Amerika Serikat di sana, termasuk pengembangan pangkalan bulan. Flyby dekat bulan dijadwalkan dimulai pukul 14.34 ET, memasuki sisi gelap bulan. Para astronaut akan menggunakan kamera profesional untuk mengambil gambar detail bulan dan menangkap momen langka ketika Bumi terlihat terbit dari cakrawala bulan. Ilmuwan di Johnson Space Center NASA di Houston akan memantau pengamatan ini, sementara para astronot telah dibekali pelatihan khusus untuk mengidentifikasi fenomena bulan selama misi berlangsung.

