Pemerintah Kota Yogyakarta mengumumkan rencana untuk menghidupkan kembali Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun ini setelah tidak diselenggarakan tahun lalu karena alasan penghematan anggaran. Agenda yang biasanya hanya berlangsung satu hari, kini akan diperpanjang menjadi satu pekan. Tapi kali ini, tidak semua acara akan berupa karnaval jalanan. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menjelaskan bahwa tahun ini sektor swasta akan lebih terlibat dalam mendukung rangkaian WJNC sebelum mencapai puncaknya pada tanggal 7 Oktober 2026. Penambahan keterlibatan sektor swasta ini tidak berarti acara WJNC ditangani oleh pihak swasta, tetapi pemerintah tetap akan menjadi operator acara tersebut melalui dinas pariwisata. Wawan menegaskan bahwa WJNC akan tetap menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta dengan rangkaian event selama satu bulan penuh di bulan Oktober.
Durasi pelaksanaan yang lebih panjang ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan bahwa WJNC mampu meningkatkan okupansi hotel hingga 60 sampai 80 persen saat acara berlangsung. Konsep pelaksanaan WJNC selama satu pekan diharapkan dapat meratakan pergerakan ekonomi dan memberikan manfaat tidak hanya kepada sektor pariwisata, tetapi juga kepada UMKM dan pelaku usaha lokal di luar musim liburan puncak. Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, berharap bahwa kehadiran WJNC tahun ini akan memberikan dampak yang positif secara luas bagi berbagai sektor terkait.

