Thursday, May 21, 2026
HomeTeknologiGenerasi Muda di Pasar Kripto: OJK Soroti Literasi Keuangan

Generasi Muda di Pasar Kripto: OJK Soroti Literasi Keuangan

Pertumbuhan penggunaan kripto di Indonesia mengalami peningkatan yang positif, terutama dengan generasi muda, seperti Gen Z dan milenial muda, menjadi pendorong utama adopsi nasional. Meskipun demikian, tingkat literasi keuangan dari generasi muda masih perlu diperhatikan. Berdasarkan Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025, sebanyak 93% responden telah akrab dengan kripto, terutama dari kalangan Gen Z, yang aktif membicarakan kripto dalam kehidupan keuangan sehari-hari di media digital dan komunitas online. Peran generasi muda sebagai penggerak ekosistem kripto di Indonesia semakin ditegaskan, yang juga terlihat dalam kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 di Universitas Sebelas Maret, Solo, yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), dan Tokocrypto.

Dino Milano Siregar, Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Aset Keuangan Digital (IAKD) OJK, menyatakan bahwa tingginya partisipasi generasi muda di pasar kripto belum sepenuhnya mencerminkan tingkat literasi keuangan yang memadai. Ia menyoroti bahwa keterlibatan Gen Z tidak hanya didasari oleh pertimbangan investasi yang rasional, namun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial di dunia digital. Ini menunjukkan bahwa perlu adanya pendekatan kritis terhadap partisipasi generasi muda dalam kripto, bukan hanya dari segi pemahaman, tetapi juga pengaruh dari faktor sosial seperti social learning, peer influence, dan fear of missing out (FOMO) yang kuat di kalangan generasi muda.

Dino menambahkan bahwa kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi regulator dan pelaku industri untuk meningkatkan edukasi. Pentingnya literasi dalam memastikan generasi muda tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memahami risiko, memiliki strategi, dan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijaksana sangatlah ditekankan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler