Amy Oldenburg, Kepala Digital Assets di Morgan Stanley, menekankan pentingnya inovasi dalam modernisasi sistem keuangan. Pengembangan metode inovatif dalam bekerja dengan penerbit stablecoin dianggap sebagai langkah krusial dalam menghadirkan infrastruktur keuangan yang lebih mutakhir. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Morgan Stanley untuk memperluas bisnis aset digital, termasuk peluncuran produk seperti Morgan Stanley Bitcoin Trust dan kelas saham DAP dalam portofolio sekuritas treasury.
Menurut Fred McMullen, langkah ini merupakan upaya Morgan Stanley untuk meningkatkan kapasitas perusahaan dalam menyediakan solusi likuiditas kripto. Meskipun masih dalam tahap awal, Morgan Stanley menunjukkan komitmen dalam mengembangkan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan investor yang terus berubah. Sementara itu, diskusi seputar stablecoin terus berkembang di kalangan bank dan institusi keuangan, termasuk pembahasan dengan pemerintah AS mengenai aturan imbal hasil pada stablecoin.
Beberapa bank mengkhawatirkan bahwa stablecoin berbunga bisa mengalihkan dana dari rekening tabungan dan giro, potensial mengganggu sumber pembiayaan perbankan. Namun, ekonom di Gedung Putih berpendapat bahwa melarang fitur tersebut tidak akan berdampak signifikan bagi bank, namun bisa menghilangkan manfaat bagi konsumen. Dengan semua dinamika ini, langkah yang diambil oleh Morgan Stanley dianggap sebagai langkah yang memperkuat integrasi antara sektor keuangan tradisional dan ekosistem kripto global.

