Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, baru saja mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 8.000 karyawan dan menghapus 6.000 posisi yang masih lowong. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan menuju pengembangan kecerdasan buatan (AI). Memo internal yang disampaikan oleh Kepala Sumber Daya Manusia Meta, Janelle Gale, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan sekaligus menyesuaikan diri dengan peningkatan investasi dalam berbagai bidang, terutama AI. Proses PHK dijadwalkan akan dimulai pada 20 Mei. Meskipun demikian, Gale menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah hal yang mudah dan pihak perusahaan menghargai kontribusi yang telah diberikan oleh para karyawan selama bekerja di Meta. Perusahaan saat ini memiliki total 78.865 karyawan di lebih dari 90 kota di seluruh dunia, sehingga pengurangan tenaga kerja ini dianggap sebagai langkah yang signifikan dalam restrukturisasi operasional Meta.

