Museum Sejarah Alam di South Kensington, London, berhasil meraih posisi puncak sebagai destinasi wisata terpopuler di Inggris setelah mencatatkan rekor kunjungan sepanjang tahun 2025. Dengan prestasi tersebut, museum ini menggeser dominasi British Museum yang telah bertahan selama dua tahun terakhir.
Berdasarkan data dari Association of Leading Visitor Attractions (ALVA), museum yang dikenal dengan kerangka paus biru raksasa “Hope” ini berhasil menarik perhatian 7,1 juta pengunjung dalam setahun terakhir. Jumlah tersebut menandai peningkatan sebesar 13% dibanding tahun sebelumnya, mencatatkan rekor kunjungan tertinggi yang pernah ada di Inggris.
Atraksi Wisata Terpopuler di London
Di antara atraksi wisata populer lainnya di London seperti Windsor Great Park, Tate Modern, dan National Gallery, Natural History Museum mampu mempertahankan posisinya. Meskipun demikian, British Museum diprediksi akan kembali bersaing ketat dengan rencana pameran Permadani Bayeux yang akan digelar pada bulan September mendatang.
Tantangan Sektor Pariwisata Global
Di tengah tantangan ekonomi global, total kunjungan ke 409 situs wisata di Inggris sempat mengalami peningkatan 2% menjadi 165 juta. Meski demikian, angka tersebut masih sedikit di bawah level sebelum pandemi pada tahun 2019. Kenaikan ini terjadi di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu dan krisis biaya hidup yang berkelanjutan.
Daya Tarik Natural History Museum
Keberhasilan museum ini tidak lepas dari koleksi artefaknya yang mencapai 80 juta. Pengunjung dapat menikmati berbagai objek mulai dari kecubung berkilauan hingga panda raksasa yang telah diawetkan. Doug Gurr, Direktur National History Museum, menyatakan bahwa minat publik yang besar terhadap keajaiban alam dan budaya Inggris tercermin dari lonjakan jumlah pengunjung.
Komitmen museum untuk terus menghadirkan pengalaman yang menarik bagi pengunjung tampak dari kampanye NHM150. Program ini mencakup pembukaan galeri permanen baru atau direvitalisasi setiap tahun serta persiapan menuju perayaan ulang tahun ke-150 pada tahun 2031.
Selain itu, museum juga menghadirkan pameran baru berjudul Jurassic Oceans: Monsters of the Deep pada bulan Mei. Pameran ini memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan predator laut purba seperti Ichthyosaurus, Plesiosaurus, dan Mosasaurus secara langsung, mengajak mereka dalam petualangan menegangkan melalui perairan zaman purba.
Imanda Zahwa berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: BLACKPINK Ubah Museum Nasional Korea Jadi Ruang Imersif
Source link
