Thursday, May 21, 2026
HomeTeknologiSaham Kripto Menguat saat Clarity Act Memberikan Kepastian

Saham Kripto Menguat saat Clarity Act Memberikan Kepastian

Saham Terkait Kripto Menguat, Bitcoin Menembus USD 80.000

Pada Senin, 4 Mei 2026, saham-saham terkait kripto mengalami kenaikan signifikan. Saham Circle, penerbit stablecoin USDC, memimpin reli dengan lonjakan 20%. Hal ini didorong oleh kemajuan dalam penyelesaian perselisihan seputar Rancangan Undang-Undang (RUU) struktur pasar besar atau Clarity Act.

Saham Circle berhasil mencatat kenaikan sebesar 19,89% dan ditutup pada angka USD 119,53. Sejak awal tahun, saham ini telah mengalami kenaikan sebesar 50,7%. Sementara itu, Coinbase Global juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 6,14% dan ditutup pada angka USD 202,99.

Kenaikan Saham Lainnya

Tak hanya Saham Circle dan Coinbase Global, perusahaan infrastruktur kripto Bitgo juga mengalami peningkatan saham sebesar 10,26% dan ditutup pada angka USD 11,50. Aksi positif juga terjadi pada saham Robinhood yang bertambah 3,92%, serta SOL Strategies yang melonjak 17,83%.

Bitcoin Tembus USD 80.000

Pada hari yang sama, Bitcoin berhasil menembus angka USD 80.000. Mata uang kripto tersebut diperdagangkan naik 2,12% pada angka USD 80.020 pada pukul 21.20 ET. Sementara bursa saham Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan di awal pekan, dengan Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,13% dan S&P 500 merosot 0,41% di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

Reli saham kripto ini sejalan dengan kemajuan di pemerintahan Amerika Serikat (AS). Senator Angela Alsobrooks dan Thom Tillis baru-baru ini mencapai kompromi tentang bahasa yang mengatur imbal hasil stablecoin, yang menjadi poin penting dalam debat seputar Clarity Act.

Perubahan terbaru dalam peraturan melarang pihak yang tercakup untuk memberikan imbal hasil atau bunga kepada pelanggan AS hanya karena mereka memegang stablecoin. Hal ini sebagai langkah untuk menjaga keamanan dan stabilitas pasar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler