Tuesday, June 9, 2026
HomeTeknologiPresiden ECB Christine Lagarde: Sikap Anti Stablecoin Euro

Presiden ECB Christine Lagarde: Sikap Anti Stablecoin Euro

Christine Lagarde Menentang Penggunaan Stablecoin Euro

Christine Lagarde, Presiden European Central Bank (ECB), menegaskan penolakannya terhadap penggunaan stablecoin berdenominasi euro. Menurutnya, risiko yang ditimbulkan oleh stablecoin tersebut terhadap stabilitas keuangan dan kebijakan moneter jauh lebih besar daripada manfaatnya terhadap posisi euro di pasar global.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Ekonomi LatAm Banco de Espana di Spanyol pada Jumat, 8 Mei 2026. Lagarde berpendapat bahwa Eropa tidak memerlukan ekosistem stablecoin sendiri dan mempertanyakan argumen yang mendukung penggunaan stablecoin berdenominasi euro.

Penolakan Terhadap Penggunaan Stablecoin Euro

Meskipun ada pandangan yang berbeda, seperti yang diungkapkan Presiden Bundesbank Joachim Nagel pada Februari, Lagarde tetap kukuh dalam sikapnya. Ia menilai bahwa pemisahan fungsi moneter stablecoin, perluasan mata uang cadangan, dan penggunaan teknologi harus dilayani melalui infrastruktur yang didukung oleh bank sentral.

Menurut Lagarde, Eropa seharusnya fokus pada pengembangan instrumen keuangan yang unik, bukan sekadar meniru apa yang telah dikembangkan di negara lain. Ia juga merujuk pada kejadian penarikan dana besar dari bank yang terjadi selama episode SVB-Circle 2023 sebagai contoh dampak buruk adopsi stablecoin secara luas.

Proyek Tokenisasi ECB

Lagarde lebih memilih untuk mengarahkan perhatian pada proyek tokenisasi ECB sendiri, seperti Pontes dan Appia. Menurutnya, proyek ini merupakan infrastruktur yang tepat untuk mengembangkan keuangan digital di Eropa. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan integrasi pasar modal melalui tabungan dan investasi, sesuai dengan visi ECB.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler