Tuesday, June 9, 2026
HomeTeknologiPeran Orang Tua Dalam Mengawasi Gim Anak: AGI Soroti PP Tunas

Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Gim Anak: AGI Soroti PP Tunas

Perlindungan Anak dari Game Online: Peran Penting Orang Tua

Asosiasi Game Indonesia (AGI) menyatakan bahwa regulasi perlindungan anak dari game online perlu mempertimbangkan peran orang tua sebagai kontrol utama. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum AGI, Shafiq Husein, dalam sebuah diskusi di Jakarta. Menurutnya, kendati regulasi tersebut penting, namun kendali terbesar tetap ada pada orang tua.

Pembatasan Akses dan Kendali Orang Tua

Shafiq menyampaikan bahwa sebagian besar game online ditujukan untuk usia 16 tahun ke atas, sedangkan regulasi Pembatasan Usia (PP) Tunas membatasi anak di bawah 16 tahun untuk memiliki akun game online. Selain itu, akses pembayaran yang diperlukan dalam game online umumnya sulit dijangkau oleh anak-anak di bawah usia tersebut karena belum memiliki penghasilan tetap.

Peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak dengan teknologi menjadi kunci penting dalam melindungi mereka dari konten yang tidak pantas. Meskipun akses game bisa dibatasi, namun tanpa pengawasan yang cukup, anak tetap berpotensi terpapar dengan konten yang tidak sesuai.

Kolaborasi dalam Merumuskan Regulasi

Shafiq menegaskan bahwa merumuskan regulasi perlindungan anak dari game online harus melibatkan berbagai pihak terkait, bukan hanya dari satu sisi saja. Industri game sendiri memiliki kesadaran akan dampak konten negatif bagi generasi muda, oleh karena itu, kolaborasi dalam merumuskan regulasi sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai pemegang kendali utama, orang tua diharapkan dapat memberikan pengawasan yang ketat terhadap aktivitas bermain game anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa terpapar konten yang tidak sesuai.

Sumber: ANTARA

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler