Gubernur DKI Jakarta Buka Peluang Strategis Ekspansi Layanan LRT ke PIK 2 dan Bandara Soetta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencananya untuk memperluas jangkauan layanan LRT Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan terhubung langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Proyek ambisius ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sistem transportasi massal di ibu kota.
Langkah Strategis untuk Punya Jaringan Terintegrasi
Pramono Anung menegaskan bahwa pengembangan jalur LRT menuju PIK 2 dan Bandara Soetta akan menjadi langkah strategis dalam menyempurnakan sistem loop transportasi Jakarta. Dengan konektivitas yang terintegrasi, diharapkan mobilitas antar wilayah Jakarta bisa berjalan lebih efisien.
Menurut Gubernur, pengembangan trase hingga Ancol di wilayah utara Jakarta telah mendapatkan izin dari pemerintah pusat. Hal ini menjadi dasar untuk terus memperluas jaringan transportasi massal di Jakarta, termasuk rencana penambahan jalur hingga kawasan PIK 2 dan Bandara Soetta.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B dan Rencana Trase Masa Depan
Saat ini, proyek pengembangan LRT Jakarta fase 1B tengah berlangsung dengan rute Velodrome – Manggarai, memiliki panjang jalur 12,2 kilometer dan melibatkan 11 titik stasiun. Diperkirakan proyek senilai 11,5 triliun Rupiah ini akan diresmikan pada bulan Agustus 2026.
Setelah fase tersebut selesai, rencana pengembangan akan berlanjut ke arah Jakarta Utara dengan merencanakan jalur yang melintasi titik-titik vital seperti Tanjung Priok, JIS, Ancol, dan terakhir mengarah ke PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta. Pramono yakin bahwa proyek tersebut dapat meningkatkan konektivitas transportasi massal di Jakarta hingga mencapai 100 persen, serta memberikan dampak positif terhadap kemacetan dan minat menggunakan transportasi umum.

