Tuesday, June 9, 2026
HomeTravelPerubahan Pelancongan Gara-gara Media Sosial dan AI

Perubahan Pelancongan Gara-gara Media Sosial dan AI






Perubahan Perilaku Pelancong di Era Media Sosial dan Kecerdasan Buatan

Perubahan Perilaku Pelancong di Era Media Sosial dan Kecerdasan Buatan

Perilaku pelancong mengalami pergeseran yang signifikan pada 2026. Media sosial dan kecerdasan buatan bukan lagi pelengkap, melainkan fondasi utama dalam menentukan rencana perjalanan. Hal ini membuat pengalaman wisata semakin personal, efisien, dan berkesan.

Media Sosial Penentu Destinasi

Menurut survei Travel Pulse Klook 2026, 96,6 persen wisatawan Indonesia menentukan tujuan perjalanan melalui berbagai platform media sosial. Mereka cenderung lebih percaya pada narasi pribadi yang dianggap jujur dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Konten di media sosial kini lebih efektif dalam membangkitkan minat daripada promosi tradisional.

Associate Manager Social Media & Content Klook Indonesia, Syela Syaula, menyebutkan bahwa konten di media sosial memiliki kekuatan untuk mengubah keputusan konsumen dengan cepat. Konten kreator berperan sebagai penghubung antara audiens dengan pengalaman wisata yang nyata.

Pemanfaatan AI

Survei juga menunjukkan bahwa 98 persen wisatawan Indonesia menggunakan platform kecerdasan buatan untuk merencanakan perjalanan. Mulai dari riset awal, penyusunan jadwal harian, hingga pengaturan anggaran perjalanan. Tren ini disebut Social Influence Based AI, di mana pelancong melihat konten menarik di media sosial dan menggunakan AI untuk merencanakan perjalanan mereka.

Meskipun situasi ekonomi global tidak menentu, gairah bepergian tetap tinggi. 73 persen responden berencana melakukan perjalanan domestik hingga empat kali dalam setahun. Pergeseran perilaku terlihat dari prioritas pengeluaran yang lebih difokuskan pada pengalaman daripada barang mewah.

Wisatawan kini lebih suka menghabiskan uang untuk tur lokal, kelas budaya, dan pengalaman yang autentik. Hal ini menunjukkan tren menuju perjalanan yang lebih berdampak dan berkesan.

Perubahan perilaku pelancong yang didorong oleh media sosial dan kecerdasan buatan mencerminkan transformasi mendalam dalam industri pariwisata pada tahun 2026. Pengalaman wisata menjadi lebih personal, efisien, dan menyentuh dengan adopsi teknologi yang semakin meluas.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler