Suasana Baru di Distrik Kreatif Gintung Ciputat
Pasar Gintung di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, berubah total menjadi ruang seni terbuka saat gelaran Aktivasi Ruang Kreatif Distrik Gintung digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Lebih dari 200 peserta lintas generasi memadati lokasi, menampilkan beragam aksi kreatif mulai dari pembacaan puisi, monolog, musik akustik, hingga menggambar bersama.
Inisiasi Distrik Gintung oleh Komunitas Seni Lokal
Distrik Gintung diinisiasi oleh sastrawan Mustafa Ismail dan pegiat seni Rintis Mulya, dengan dukungan dari Ruang Merdeka Inspira (RMI) dan Lingkar Sajak. Kolaborasi ini bertujuan menghidupkan ruang publik di Tangerang Selatan sebagai pusat kebudayaan inklusif. Ketua Panitia, Rintis Muly, berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjaga keberlanjutan ruang kreatif ini.
Estetika Puisi Generasi Terkini
Selain panggung seni, acara ini juga menghadirkan diskusi sastra “Estetika Puisi Generasi Terkini”. Pembicara Ahmadun Yosi Herfanda menyoroti tantangan sastrawan di era teknologi, dengan tren “puitika hibrida” yang menggabungkan teks visual, gerak, dan teknologi digital. Kehadiran Distrik Gintung diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan seni yang memberi dampak positif bagi sektor ekonomi lokal.
Dampak Positif untuk Masyarakat dan Ekonomi Lokal
Sekretaris Jenderal ICMI Tangerang Selatan, Arief Jamaluddin, menekankan pentingnya kegiatan seni ini berkelanjutan untuk mendukung penghidupan ekonomi di Pasar Gintung dan sekitarnya. Fasilitas menggambar bagi anak-anak dan lapak baca lesehan turut disediakan dengan tujuan memberikan ruang ekspresi dan pembelajaran yang menyenangkan bagi para pengunjung, termasuk anak-anak dan anak muda yang tertarik dengan kreativitas digital.

