Tuesday, June 9, 2026
HomeTravelSavana Propok Gunung Rinjani Terbakar: Dampak dan Penanganan

Savana Propok Gunung Rinjani Terbakar: Dampak dan Penanganan

Terbakarnya kawasan Savana Propok di Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menjadi sorotan pada Selasa, 2 Juni 2026. Api mulai terlihat pada siang hari dan upaya pemadaman telah dilakukan namun belum membuahkan hasil hingga malam hari.

Titik Api dan Upaya Pemadaman

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGR, Astekita Ardi, melaporkan bahwa titik api pertama kali terlihat di kawasan Savana Propok 2 sekitar pukul 11.00 WITA. Api kemudian meluas ke Savana Propok 1 yang didominasi oleh vegetasi savana kering. Kelompok Pengelola Savana Propok segera merespons dengan mengerahkan 15 anggota untuk melakukan pemadaman.

Upaya pemadaman dilakukan intensif namun terkendala oleh keterbatasan personel, logistik, dan peralatan pemadam yang tersedia. Hingga pukul 19.00 WITA, beberapa titik api masih aktif di kawasan terdampak. Karena kondisi malam yang minim pencahayaan dan demi keselamatan personel, pemadaman dihentikan sementara hingga pagi hari berikutnya.

Imbauan dan Pencegahan Kebakaran

Menyikapi meningkatnya musim kemarau di Nusa Tenggara Barat, BTNGR mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan. Vegetasi yang semakin kering memperparah risiko kebakaran, sehingga masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran.

Astekita juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kebakaran dengan melaporkan temuan titik api atau asap di sekitar kawasan hutan. Kebakaran hutan sering terjadi di BTNGR, seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya yang mengakibatkan kerugian luas tanah savana terbakar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler