Monday, July 20, 2026
HomeBeritaMenhaj Sebut Haji 2026 Lebih Baik Meski Jemaah Meninggal Tinggi Sulsel

Menhaj Sebut Haji 2026 Lebih Baik Meski Jemaah Meninggal Tinggi Sulsel

Suasana Haru dalam Penyambutan Jemaah Haji Asal Kota Tangerang

Penyambutan kloter pertama jemaah haji asal Kota Tangerang di Masjid Al-A’zhom, Tangerang, Banten, Selasa (2/6/2026) diselimuti oleh suasana haru. Mereka tiba dengan penuh suka cita namun juga membawa kabar duka, yang semakin meresahkan dengan angka kematian jemaah haji Indonesia yang menyentuh 290 orang.

Pelaksanaan Haji 2026 yang Lebih Baik Namun Dukanya Juga Ikut Tersentuh

Selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 diakui oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, sebagai yang lebih baik dari sebelumnya. Namun di balik peningkatan tersebut, angka kematian yang mencapai 290 orang mengundang keprihatinan. Meskipun banyak yang menilai pelaksanaan haji tahun ini lebih baik, namun kenyataan tersebut masih meninggalkan duka yang mendalam bagi jemaah.

Lonjakan Kematian Jemaah dari Sulawesi Selatan dan Tantangan Masa Mendatang

Selain itu, Menteri Haji dan Umrah juga memberikan sorotan terhadap lonjakan kematian jemaah asal Sulawesi Selatan yang mencapai angka yang hampir sama dengan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi alarm yang harus ditangani dengan serius agar tidak terulang di masa mendatang. Gus Irfan menyoroti pentingnya perbaikan sistem kesehatan daerah tersebut sebagai langkah preventif untuk mengurangi angka kematian.

Tantangan haji tahun depan juga sudah mulai diprediksi akan semakin besar, terutama dengan adanya profil jemaah yang semakin rentan. Menteri Haji dan Umrah menggarisbawahi pentingnya menjaga stanar kesehatan dan kemampuan jemaah agar haji bisa berjalan dengan baik, nyaman, dan sehat.

Keprihatinan Terhadap Proses Pemulangan Jemaah Haji

Keprihatinan Gus Irfan juga mencakup proses pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi ke Indonesia yang masih berlangsung. Dengan waktu dua minggu tersisa hingga pemulangan terakhir, ia menyebut periode tersebut sebagai fase rawan penambahan korban. Semoga tidak ada lagi penambahan korban sehingga angka kematian dapat tetap terkendali.

Di tengah kabar duka atas pemulangan dr. Rezki Fitriani, dokter PPIH Kloter 38 asal Debarkasi Makassar yang terpanggil di Tanah Suci, Gus Irfan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Semoga beliau wafat sebagai syahid. (H-2)

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler