Pemulihan XRP Menguji Level Resistance Usai Melambung 29%
Pemulihan harga XRP dinilai hanya bersifat sementara, namun pasar kripto sedang mencoba membangun level resistensi yang kuat. Kenaikan harga XRP telah menimbulkan fokus di pasar, apakah pemulihan ini akan dapat berlanjut ke level resistensi sebesar US$ 1,2 – US$ 1,30.
Kenaikan Harga XRP
Data dari coinmarketcap.com pada Senin (15/6/2026) menunjukkan bahwa harga XRP meningkat 2,92% dalam 24 jam terakhir. Selama seminggu terakhir, harga XRP bahkan melonjak sebesar 3,17%. Saat ini, harga XRP berada di posisi US$ 1,18.
Menurut CoinDesk, kenaikan harga XRP ini terjadi seiring dengan arus masuk dana kelolaan (ETF) terkait XRP mencapai US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 24,82 triliun. Data ini menunjukkan bulan Mei menjadi bulan terkuat dengan adanya permintaan investor institusional yang signifikan.
Tren Investor XRP
Lebih dari 25 juta XRP telah ditarik dari bursa belakangan ini, menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang sedang mengakumulasi aset meskipun kondisi pasar menurun. Investor besar, khususnya, telah meningkatkan kepemilikan XRP hingga mencapai rekor tertinggi, menunjukkan keyakinan mereka selama koreksi pasar.
Pergerakan signifikan terjadi sejak 14 Juni, dengan volume perdagangan XRP yang melonjak hingga 107,6 juta, lebih dari empat kali lipat dari rata-rata harian. Hal ini mendorong harga XRP untuk menembus level resistensi di sekitar US$ 1,14.
Analisis Teknikal
Perkembangan terpenting saat ini adalah kemampuan XRP untuk bertahan di area US$ 1,14 – US$ 1,15. Zona ini kini menjadi level support setelah sebelumnya berperan sebagai resistensi. Target kenaikan selanjutnya adalah di level US$ 1,2, di mana aksi ambil untung mungkin terjadi setelah reli harga baru-baru ini. Apabila XRP mampu tembus di atas level tersebut, perhatian akan beralih ke kisaran US$ 1,27 – US$ 1,3.
Pemulihan harga XRP akan tetap berkelanjutan selama aset ini bisa bertahan di atas level breakout baru-baru ini. Namun, apabila harga kembali turun di bawah US$ 1,14, posisi bullish akan melemah dan memunculkan keraguan terhadap keberlanjutan reli harga XRP.

