Conio Raih Lisensi Layanan Kripto di Italia
Conio, perusahaan financial technology (fintech) asal Italia yang didukung Poste dan Banca Generali, telah resmi memperoleh lisensi di Italia sebagai penyedia layanan kripto atau crypto-asset service provider (CASP). Langkah ini merupakan respons terhadap penerapan peraturan Uni Eropa untuk aset digital atau the European Union regulation for digital assets (MiCAR).
Lisensi dan Regulasi
Menurut informasi dari Yahoo Finance pada Kamis, 18 Juni 2026, pemberian lisensi tersebut melewati proses peninjauan yang melibatkan regulator pasar Consob serta Bank Sentral Italia atau Bank of Italy. Dengan lisensi ini, Conio memperoleh kewenangan untuk menyediakan layanan penyimpanan, transfer, dan penempatan aset digital sesuai dengan standar regulasi Uni Eropa.
Ekspansi dan Target Pasar
Conio memiliki target pasar yang inklusif, mulai dari investor ritel hingga perusahaan fintech lainnya. Tak hanya itu, mereka juga menawarkan solusi white-label bagi bank dan lembaga keuangan serta layanan tokenisasi dan manajemen aset digital bagi perusahaan dan lembaga yang membutuhkan.
Dalam pernyataannya, CEO Conio, Christian Miccoli, menyatakan bahwa lisensi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas integrasi aset digital ke dalam portofolio yang teregulasi di tengah-tengah proyek blockchain dan tokenisasi yang semakin berkembang.
Perlu diingat, keputusan untuk berinvestasi dalam aset kripto merupakan tanggung jawab individu. Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual kripto, penting untuk melakukan pembelajaran dan analisis secara mendalam. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil dan konsekuensinya.

