Monday, July 20, 2026
HomeTeknologiSerangan DDoS di Indonesia Meningkat 62%, Mayoritas Motif Finansial

Serangan DDoS di Indonesia Meningkat 62%, Mayoritas Motif Finansial

Serangan DDoS di Indonesia Meningkat 62% dengan Motif Finansial

Perusahaan keamanan siber, StormWall, melaporkan lonjakan serangan DDoS terhadap organisasi di Indonesia sebesar 62% pada kuartal I 2026, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut StormWall, mereka berhasil memblokir lebih dari 280.000 serangan DDoS yang ditujukan ke organisasi di Indonesia selama tiga bulan pertama tahun ini. Hal ini artinya, rata-rata terdapat sekitar 3.100 serangan DDoS per hari di Indonesia.

Penyebab dan Motif Serangan

Sebanyak 70% dari serangan DDoS yang ditujukan ke target di Indonesia memiliki motif finansial, di mana 41% di antaranya dilakukan bersamaan dengan tuntutan tebusan. Angka ini jauh melebihi rata-rata global yang hanya sekitar 30%. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi target yang menarik bagi pelaku kejahatan daring yang mengincar keuntungan finansial.

Perlu diperhatikan bahwa serangan terhadap Indonesia cenderung berlangsung lebih lama daripada rata-rata global. Hanya 62% serangan yang berakhir dalam waktu kurang dari lima menit, sementara secara global mencapai sekitar 78%.

Tren Teknis Serangan

Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam serangan multi-vector sebesar 47% dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, 62% dari seluruh serangan merupakan kombinasi dua atau lebih vektor serangan, sedangkan 26% melibatkan tiga vektor atau lebih.

Di sisi lain, serangan probing juga mengalami peningkatan sebesar 81%, sementara serangan carpet bombing naik 76%. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku serangan semakin berani dan kreatif dalam menciptakan serangan DDoS yang kompleks.

Sumber: Republika.co.id

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler