Keuangan dan Kecerdasan Buatan: Masa Depan Layanan Keuangan Menurut CEO Bybit
CEO Bybit, Ben Zhou, mengungkapkan pandangannya terkait masa depan layanan keuangan yang dipengaruhi oleh tokenisasi dan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, selain tokenisasi, peran AI diperkirakan akan menjadi kunci dalam perkembangan layanan keuangan ke depan. Platform keuangan tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat trading, tetapi juga sebagai penyedia layanan pembayaran, investasi, pengelolaan kekayaan, hingga aset dunia nyata. Untuk menyikapi kompleksitas ekosistem keuangan yang semakin berkembang, AI diprediksi akan menjadi antarmuka utama untuk membantu pengguna menavigasi berbagai layanan yang ditawarkan.
Instant Settlement dan Peran Blockchain
Ben Zhou juga menyoroti pentingnya instant settlement dalam industri keuangan. Teknologi blockchain memungkinkan transaksi keuangan selesai hampir secara instan, mengurangi ketergantungan pada lembaga kliring dan perantara lainnya yang mungkin memerlukan waktu berhari-hari untuk menyelesaikan transaksi. Meskipun demikian, kepercayaan, layanan kustodian, dan kepastian hukum tetap menjadi faktor krusial dalam industri keuangan. Meski teknologi dapat mengotomatisasi sebagian proses transaksi, elemen-elemen ini tetap dibutuhkan untuk memastikan integritas pasar keuangan.
Peran AI sebagai Asisten Keuangan Pribadi
Menurut Ben Zhou, AI di masa depan akan berperan sebagai asisten keuangan pribadi bagi setiap individu. AI akan dapat memahami tujuan keuangan pengguna dan memberikan rekomendasi produk, peluang investasi, serta strategi keuangan yang sesuai. Di tengah kompleksitas platform keuangan yang semakin meningkat, bantuan AI diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam menjelajahi berbagai layanan dan produk keuangan yang tersedia.
“Platform keuangan masa depan akan menjadi terlalu kompleks untuk dinavigasi secara manual oleh pengguna. AI akan bertindak seperti asisten keuangan pribadi yang memahami tujuan pengguna dan secara otomatis menghubungkan mereka dengan produk, peluang, serta strategi yang tepat,” ungkap Ben Zhou.

