Monday, July 20, 2026
HomeTeknologiCoinbase Memotong Biaya AI: Langkah Terbaru Menuju Efisiensi

Coinbase Memotong Biaya AI: Langkah Terbaru Menuju Efisiensi

CEO Coinbase Memotong Biaya AI demi Skalabilitas Lebih Lanjut

CEO Coinbase, Brian Armstrong, telah mengumumkan pemotongan pengeluaran untuk kecerdasan buatan (AI) sebagai langkah strategis. Hal ini dilakukan dengan pertumbuhan token yang meningkat pesat, namun tanpa mengorbankan kualitas. Armstrong memberikan panduan infrastruktur yang dapat diterapkan oleh perusahaan mana pun untuk meningkatkan adopsi AI tanpa terbebani biaya.

Tiga Teknik Penghematan Biaya

Dilansir dari Yahoo Finance, Armstrong menjelaskan tiga teknik di balik pemotongan biaya tersebut. Pertama, adalah perutean model yang lebih cerdas, yang memprioritaskan tugas dengan model paling efisien untuk menyelesaikannya.

“Kita dapat menjaga biaya AI tetap stabil meskipun penggunaan token tumbuh pesat. Ini bukan tentang hambatan anggaran, tetapi pengaturan default yang lebih baik, perutean yang cerdas, dan caching yang optimal,” ujar CEO Coinbase.

Yang kedua, adalah penerapan caching agresif untuk menghilangkan output yang redundan pada kueri berulang. Yang ketiga, adalah beralih ke model dengan berat yang lebih ringan untuk tugas-tugas rutin di mana kinerja model terdepan tidak terlalu dibutuhkan.

Skalabilitas dan Efisiensi

Armstrong menegaskan bahwa tujuannya bukan menghambat penggunaan AI, tetapi membangun infrastruktur yang mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Pada bulan Juni, ia telah mengidentifikasi bahwa akses terhadap energi dan komputasi lebih vital daripada fokus pada pengembangan model AI yang canggih. Dengan adanya peningkatan efisiensi perutean, penggunaan AI dapat berkembang pesat tanpa khawatir terkendala oleh anggaran di masa mendatang.

Meskipun Armstrong tidak merinci total penghematan biaya, namun pemotongan setengah pengeluaran AI sementara penggunaan meningkat membuktikan bahwa efisiensi dapat memisahkan antara konsumsi dan biaya. Dalam kondisi pasca pandemi, langkah ini dianggap strategis untuk menciptakan ruang gerak bagi penggunaan AI yang semakin meluas.

Armstrong juga memberikan pandangan tajam terhadap siklus pasar Bitcoin saat ini, dengan menghadapi sentimen bearish secara langsung. Menurutnya, penurunan harga saat ini tidak sebanding dengan yang dialami oleh pemegang Bitcoin jangka panjang sebelumnya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler