Monday, July 20, 2026
HomeTeknologiStrategi Investasi Aman Saat Harga Bitcoin Stagnan

Strategi Investasi Aman Saat Harga Bitcoin Stagnan

Menurut Liputan6.com, harga Bitcoin masih terus melemah setelah periode penurunan hampir sembilan bulan terakhir. Hal ini menimbulkan keraguan bagi sebagian investor, termasuk para pemegang Bitcoin jangka panjang.

Harga Bitcoin dan Indikator Teknikal

Indikator teknikal seperti Exponential Moving Average (EMA), Weighted Moving Average (WMA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Directional Movement Index (DMI) menunjukkan sinyal negatif. Meskipun mengalami koreksi yang cukup dalam, harga Bitcoin saat ini belum mencapai level terendah dari siklus sebelumnya.

Dalam lima periode koreksi terbesar sebelumnya, Bitcoin pernah mengalami penurunan lebih dari 80%. Jika hal serupa terjadi pada siklus saat ini, harga Bitcoin bisa turun mendekati US$ 22.000.

Tekanan terhadap Bitcoin dan Aset Lainnya

Bitcoin tidak sendirian mengalami tekanan, aset-aset lainnya juga terdampak. Harga emas dan perak misalnya, turun di bawah rata-rata pergerakan jangka panjangnya. Di sisi lain, tembaga masih bertahan, namun aluminium telah melemah di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Hal ini menunjukkan sentimen negatif terhadap komoditas secara umum.

Dengan kondisi tersebut, para investor perlu waspada terhadap potensi lanjutan dari penurunan harga Bitcoin dan aset-aset kripto lainnya. Strategi investasi yang lebih aman mungkin perlu dipertimbangkan untuk menghadapi situasi pasar yang tidak menentu.

Sumber: Liputan6.com

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler