AS Menetapkan Sanksi terhadap Perusahaan Maritim Iran, Bitcoin Digunakan untuk Pembayaran
Departemen Keuangan AS telah mengumumkan pengenaan sanksi terhadap perusahaan maritim Iran serta kapal-kapal yang terkait. Langkah ini diambil untuk menghambat upaya Iran dalam menyamarkan kepemilikan kapal serta untuk menekan pendapatan yang diperoleh dari aktivitas maritim.
Kedalaman Sanksi
Selain sanksi yang diberlakukan terhadap perusahaan-perusahaan Iran, Delapan kapal juga diidentifikasi sebagai aset yang diblokir. Sanksi juga diberlakukan terhadap delapan perusahaan yang terkait dengan armada kapal bayangan yang dioperasikan oleh Iran. Total keseluruhan kapal yang telah dijatuhi sanksi sejak awal tahun ini telah mencapai lebih dari 100 unit.
Peringatan dari Menteri Keuangan AS
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan keputusan ini dengan tegas. Ia menekankan bahwa ekonomi Iran mengalami tekanan besar dengan inflasi yang tinggi, dan pemerintah Iran sangat membutuhkan pendanaan. AS bertekad untuk mencegah Iran memanfaatkan perdagangan global maupun jalur maritim internasional untuk mendukung aktivitas terorisme.
Selain itu, pentingnya Selat Hormuz dalam perdagangan dunia juga menjadi fokus dalam pemberlakuan sanksi ini. Sebagian besar perdagangan minyak dunia melalui jalur perairan ini, sehingga kontrol terhadap lalu lintas kapal di wilayah tersebut memiliki nilai strategis yang sangat besar.

