Matcha: Minuman Favorit Banyak Orang
Matcha kini menjadi salah satu minuman favorit banyak orang. Rasanya yang khas, kandungan antioksidannya yang tinggi, serta efek menyegarkan dari kafein membuat minuman asal Jepang ini semakin digemari. Meski demikian, bagi ibu menyusui, muncul pertanyaan apakah matcha aman dikonsumsi dan apakah kandungan kafeinnya dapat memengaruhi bayi.
Matcha Aman untuk Ibu Menyusui?
Para ahli menyebutkan bahwa ibu menyusui masih dapat mengonsumsi matcha selama total asupan kafein harian tidak melebihi batas yang direkomendasikan. Kafein dari matcha bisa masuk ke dalam ASI dengan jumlah yang relatif kecil. Hal ini penting karena hampir semua yang dikonsumsi ibu menyusui, termasuk kafein, dapat masuk ke dalam ASI dalam jumlah tertentu dan kemudian dikonsumsi oleh bayi.
Berdasarkan berbagai penelitian, sekitar 1 hingga 1,5 persen dari total kafein yang dikonsumsi ibu akan berpindah ke ASI. Dengan jumlah tersebut, sebagian besar bayi yang sehat umumnya tidak mengalami masalah apabila ibu mengonsumsi kafein dalam batas yang dianjurkan.
Berapa Banyak Matcha yang Aman?
Satu hingga dua cangkir matcha per hari umumnya masih dianggap aman bagi sebagian besar ibu menyusui, selama tidak disertai konsumsi minuman berkafein lain dalam jumlah berlebihan. Sebaiknya mulai dari satu cangkir per hari dan perhatikan reaksi bayi selama 48 jam pertama.
Adapun waktu yang tepat untuk mengonsumsi matcha adalah pada pagi atau siang hari. Mengonsumsi matcha pada malam hari sebaiknya dihindari karena kandungan kafeinnya dapat memengaruhi pola tidur ibu maupun bayi.
Kenali Tanda Bayi Sensitif terhadap Kafein
Jika bayi menunjukkan gejala sensitif terhadap kafein, seperti menjadi rewel, sulit tidur, atau lebih mudah terkejut, coba kurangi jumlah matcha yang dikonsumsi atau hentikan selama beberapa hari untuk melihat perubahan. Namun, perlu diingat bahwa gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti tumbuh gigi atau kolik.
Secara umum, matcha dapat menjadi pilihan minuman bagi ibu menyusui selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan total asupan kafein harian tidak melebihi 300 miligram. Tetap perhatikan kualitas bubuk matcha dan hindari tambahan gula berlebihan.

