Friday, September 11, 2026
HomeBeritaPemerintah Dukung Produksi 1 Juta Motor Listrik Lokal: Insentif Terbaru

Pemerintah Dukung Produksi 1 Juta Motor Listrik Lokal: Insentif Terbaru

Pemerintah Siapkan Insentif untuk Motor Listrik Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan skema insentif untuk motor listrik nasional. Langkah ini dilakukan setelah persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto dan alokasi anggaran dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Skema Insentif dan Fokus Utama

Airlangga menjelaskan bahwa skema insentif ini akan diselaraskan dengan ekosistem kendaraan listrik yang telah disiapkan, dengan fokus khusus pada komponen baterai. Beberapa merek lokal seperti Alva dan Gesits akan menjadi bagian dari produk yang didorong dalam ekosistem ini.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menetapkan target ambisius pemberian insentif untuk satu juta unit motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM).

Tujuan Utama Insentif Motor Listrik

Presiden menekankan tiga tujuan utama dari insentif ini, yaitu menurunkan biaya kendaraan, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, dan memperkuat industri motor listrik nasional. Penguatan ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.

Di acara peresmian fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Presiden juga memberikan apresiasi atas keberanian pelaku usaha swasta nasional. Langkah untuk memproduksi motor listrik di dalam negeri dianggap sangat penting di tengah persaingan ketat dengan produsen asal China, Jepang, dan Korea Selatan.

Pemerintah optimis bahwa program ini akan berjalan dengan baik mengingat Indonesia memiliki hampir seluruh unsur yang diperlukan dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik secara mandiri.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler