Doja Cat Kritik Penggunaan AI dalam Album Terbaru Tyga
Doja Cat melontarkan kritik pedas terhadap rapper Tyga karena menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam album terbarunya, $tarface. Kritik tersebut disampaikan Doja Cat dalam siaran langsung pada Rabu (12/8/2026), di mana ia menyebut Tyga sebagai “p*nis” karena terlalu banyak bergantung pada AI dalam pembuatan musik.
Peran AI dalam Album $tarface
Tyga mengakui penggunaan AI dalam menciptakan elemen musik di album $tarface, seperti synth gaya 1980-an dan solo gitar. Meskipun menyadari kontroversi yang mungkin timbul, Tyga melihat AI sebagai perkembangan teknologi musik yang tidak bisa dihindari.
Menurut Tyga, penggunaan AI dalam industri musik tidak jauh berbeda dengan kontroversi yang terjadi saat Auto-Tune mulai populer di dunia hip-hop. Sebagian orang menentang teknologi baru tersebut, namun seniman sejati akan mengambilnya dan menggunakannya sebagai bagian dari proses kreatif.
Perubahan Musikal Tyga dalam Album $tarface
Album $tarface menunjukkan perubahan musikal dari Tyga, dengan nuansa yang terinspirasi dari musik era 1980-an dan pengenalan alter ego baru. Meskipun mendapat kritik, Tyga menegaskan bahwa AI hanya digunakan sebagai alat teknis dalam pembuatan musik, bukan untuk menggantikan kreativitas manusia.
Kritik Brian May terhadap Penggunaan AI dalam Musik
Bukan hanya Doja Cat, gitaris Queen, Brian May juga telah lama mengkritisi penggunaan AI dalam industri musik. Dalam wawancara dengan Guitar Player pada September 2023, May memperingatkan bahwa perkembangan AI bisa mengubah lanskap musik secara drastis.
May bahkan memperkirakan bahwa manusia akan kesulitan membedakan antara karya musik yang dibuat oleh manusia dan AI di masa depan. Ia meramalkan bahwa tahun 2023 mungkin akan dikenang sebagai tahun terakhir ketika manusia benar-benar mendominasi dunia musik sebelum AI mengambil alih.

