Tuesday, October 6, 2026
HomeTeknologiBitmine Tambah 9.926 Ethereum, Kepemilikan Total 5,8 Juta ETH

Bitmine Tambah 9.926 Ethereum, Kepemilikan Total 5,8 Juta ETH

Bitmine Immersion Technologies Tingkatkan Cadangan Ethereum Menjadi 5.815.164 ETH

Bitmine Immersion Technologies telah mencatat pertumbuhan signifikan dalam kepemilikan Ethereum (ETH) dengan total cadangan mencapai 5.815.164 ETH, yang setara dengan 4,8% dari total pasokan kripto tersebut. Angka ini menjadikan Bitmine sebagai pemegang korporat Ether terbesar di dunia saat ini.

Nilai cadangan Ethereum yang dimiliki Bitmine mencapai sekitar US$ 11 miliar atau sekitar Rp 196,33 triliun dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah. Pencapaian ini menempatkan Bitmine di posisi teratas dalam hal kepemilikan korporat Ethereum, hanya di bawah Bitcoin milik Strategy yang bernilai US$ 58 miliar atau Rp 1.035 triliun.

Tingkatkan Cadangan Ethereum, Bitmine Dekati Target “Alchemy of 5%”

Dengan penambahan 9.926 ETH dari pekan sebelumnya, Bitmine kini berhasil mencapai 96% dari target “alchemy of 5%” yang mereka canangkan. Target tersebut adalah menguasai 5% dari total pasokan Ether yang beredar sebanyak 120,7 juta koin.

Secara keseluruhan, Bitmine telah di-staking lebih dari 5 juta token ETH senilai US$ 9,6 miliar atau sekitar Rp 171,35 triliun melalui platform MAVAN milik perusahaan dan mitra staking. Di antara 5,82 juta ETH yang dimiliki, sebanyak 87% di-staking, dengan proyeksi pendapatan tahunan dari staking mencapai US$ 250 juta atau Rp 4,46 triliun.

Kekayaan dan Investasi Lainnya dari Bitmine

Selain kepemilikan Ethereum, Bitmine juga memiliki 210 BTC serta saham di Beast Industries senilai US$ 180 juta dan di Eightco Holdings senilai US$ 73 juta. Perusahaan juga melaporkan kepemilikan kas dan sekuritas yang dapat diperdagangkan sebesar US$ 78 juta atau setara dengan Rp 1,39 triliun.

Chairman Bitmine, Tom Lee, juga mengumumkan bahwa perusahaan telah melakukan buyback saham sebanyak 1,7 juta saham biasa dalam satu minggu terakhir. Total pembelian kembali saham sejak 1 Juli mencapai 20,8 juta saham, dengan total buyback bernilai US$ 4 miliar atau Rp 71,39 triliun.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler