Saham preferen Strategy, Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock (STRC), menjadi sorotan investor setelah mengalami pemulihan signifikan. Pada Jumat, saham tersebut diperdagangkan di atas US$ 96, mendekati level US$ 100 yang menjadi target harga untuk menjaga tingkat dividen bulanan.
Pemulihan Saham STRC
Sebelumnya, saat terjadi tekanan jual kripto, STRC sempat turun di bawah US$ 70. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kemampuan Strategy dalam membayar dividen yang menawarkan imbal hasil sekitar 11,5% per tahun. Namun, pemulihan saham STRC di atas US$ 96 memberikan angin segar bagi perusahaan.
Peningkatan harga saham STRC memberikan Strategy kesempatan lebih besar dalam mengatur sumber pendanaan untuk strategi Bitcoin mereka. Perusahaan bahkan telah menjual saham MSTR senilai US$ 333,7 juta tanpa melakukan transaksi jual beli Bitcoin.
Manajemen Dana
Dana yang terkumpul dari penjualan saham MSTR digunakan untuk berbagai tujuan, di antaranya membayar dividen STRC sebesar US$ 52,4 juta dan membeli kembali STRC senilai US$ 132,2 juta melalui program Digital Credit Securities Repurchase Program. Strategy juga meningkatkan cadangan dolar AS hingga mencapai US$ 4,8 miliar sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi fluktuasi harga Bitcoin dan kondisi pasar saham.
Dengan demikian, pemulihan saham STRC menjadi angin segar bagi Strategy dalam mengelola portofolio investasinya, terutama terkait strategi Bitcoin yang menjadi fokus utama perusahaan.

