Harga Bitcoin Melonjak dan Masuki Fase Bullish Baru
Bitcoin (BTC) telah mengalami lonjakan harga lebih dari 25% sejak awal pekan lalu, memasuki fase awal pasar “bullish”. Meski demikian, menurut perusahaan analitik on-chain CryptoQuant, Bitcoin masih perlu menutup di atas rata-rata pergerakan 365 hari yang berada di kisaran US$ 83.000 untuk secara resmi masuk ke dalam fase bullish.
Katalis Kenaikan Harga
Menurut CryptoQuant, lonjakan harga Bitcoin hingga mencapai US$ 81.000 pekan ini dipicu oleh dua katalis makro. Pertama, rencana Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah menjadi US$ 4 miliar per operasi mulai 9 September. Kedua, komentar Presiden Donald Trump yang memberi isyarat bahwa pemerintah AS mungkin mempertimbangkan untuk membeli Bitcoin.
Analisis Riset CryptoQuant
Julio Moreno, Kepala Riset CryptoQuant, menjelaskan bahwa pasar bullish Bitcoin secara resmi dimulai ketika harga berhasil melampaui rata-rata pergerakan 365 hari. Saat ini, harga Bitcoin masih 5% di bawah rata-rata tersebut yang berada di US$ 83.100. Untuk mengkonfirmasi dimulainya pasar bullish baru, Bitcoin perlu menembus angka tersebut. Sebagai level yang signifikan, US$ 83.100 dapat menjadi titik resistensi awal, dengan potensi koreksi harga di tahap awal pasar bullish.

