Australia Melarang Lagu Buatan AI Masuk Tangga Lagu Resmi
Industri rekaman Australia mulai memperketat aturan terhadap musik yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Keputusan ini diambil setelah lagu Madonna “Like a Prayer” versi AI berhasil mencapai posisi kedua dalam tangga lagu 20 besar Australia.
Berdasarkan aturan baru Australian Recording Industry Association (ARIA), lagu yang menggunakan AI tetap dapat masuk tangga lagu selama manusia tetap menjadi pusat proses kreatifnya. Hal ini termasuk dalam menulis lagu, membawakan vokal utama, dan memainkan instrumen utama.
ARIA Awards Tidak Memperbolehkan Lagu AI
Tidak hanya tangga lagu, musik yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI juga tidak akan memenuhi syarat untuk mengikuti ARIA Awards, penghargaan bergengsi industri musik Australia. Keputusan ini bertujuan untuk tetap menghargai sentuhan manusiawi dalam seni musik.
Peraturan Internasional terkait Musik AI
International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) yang berbasis di London telah merilis prinsip baru yang menyatakan bahwa sebuah lagu yang ingin masuk tangga lagu resmi harus secara substansial dibuat oleh manusia. Keputusan ini disambut baik oleh para musisi internasional.
Meskipun penggunaan AI dalam industri musik masih diperdebatkan, aturan ini dianggap sebagai langkah maju yang luar biasa. Seiring dengan perkembangan teknologi, penting untuk tetap menghargai peran manusia dalam proses kreatif musik.

