Saturday, September 5, 2026
HomeTeknologiPasar Pusat Data Tumbuh: Runjian Bisnis Infrastruktur Digital Indonesia

Pasar Pusat Data Tumbuh: Runjian Bisnis Infrastruktur Digital Indonesia

Runjian Perluas Bisnisnya di Pasar ASEAN dengan Model Token-as-a-Service

Perusahaan teknologi Runjian Co, Ltd, yang berbasis di China, mengumumkan ekspansi bisnisnya di pasar ASEAN dan menjadikan Indonesia sebagai basis operasional utama. Pengembangan bisnis ini mencakup solusi kecerdasan buatan (AI), komputasi, infrastruktur digital, dan model layanan kapasitas komputasi Token-as-a-Service (TaaS).

Ajang AIMX Singapore 2026

AIMX Singapore 2026 merupakan salah satu wadah yang dimanfaatkan oleh Runjian Co, Ltd untuk memperkenalkan model bisnis TaaS. Model ini memungkinkan perusahaan klien untuk mengakses kapasitas komputasi sesuai kebutuhan untuk kecerdasan buatan.

Sebagai Sponsor Platinum AIMX Singapore 2026, Runjian memperkenalkan tema “Token as a Service: Powering a Smarter ASEAN.” Acara ini juga dihadiri oleh Tan Kiat How, Senior Minister of State, Ministry of Digital Development and Information, Singapura, yang turut mengunjungi paviliun pameran Runjian.

Potensi TaaS dalam Mendukung Adopsi AI di Asia Tenggara

Athena Zhao, Vice President Runjian Co. Ltd., menyatakan bahwa model TaaS memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan adopsi kecerdasan buatan di Asia Tenggara. Dengan TaaS, perusahaan dapat memperoleh akses terhadap kapasitas komputasi sesuai kebutuhan, memungkinkan penerapan AI dalam skala besar dengan lebih efisien.

Ekspansi bisnis Runjian di ASEAN tidak terlepas dari kontribusi perusahaan dalam proyek infrastruktur digital di Indonesia. Salah satunya adalah melalui proyek Morowali Smart Park di Sulawesi Tengah, di mana Runjian menangani beragam kebutuhan infrastruktur digital mulai dari server room hingga jaringan kabel dan nirkabel.

Selain itu, Runjian juga terlibat dalam pengembangan pusat data J&T Express di Indonesia. Dalam proyek ini, perusahaan menyediakan berbagai perangkat dan dukungan teknis untuk memperluas infrastruktur digital di Tanah Air.

Dengan adopsi model TaaS, Runjian berupaya menjawab kebutuhan perusahaan atas kapasitas komputasi AI tanpa harus membangun infrastruktur tersebut secara mandiri. Hal ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya komputasi sesuai kebutuhan aplikasi AI.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler