Peretas Mengembalikan 3.400 Bitcoin Senilai Rp 4,74 Triliun setelah Penarikan dari Liquid Network
Sebuah insiden peretasan terjadi di Liquid Network, di mana sekitar 4.000 bitcoin (BTC) berhasil ditarik dan sebagian di antaranya kembali kepada pemiliknya. Peretas yang mengaku sebagai white hat hackers telah mengembalikan 3.400 BTC senilai sekitar US$ 269,2 juta atau sekitar Rp 4,74 triliun pada Senin, 7 September 2026. Ini merupakan pembalikan sekitar 85% dari total dana yang berhasil ditarik.
Peretas White Hat Menyebutkan Celah Keamanan
Insiden ini diketahui bermula ketika seorang pelanggan mengirimkan 4.000 L-BTC ke layanan peg-out service sidewap pada Minggu. Pelaku, yang mengaku sebagai white hat, yaitu peretas yang menyelidiki celah keamanan untuk membantu organisasi memperbaikinya, memberikan pesan dalam transaksi bitcoin.
Setelah sebagian besar dana dikembalikan, Chief Technology Officer Ledger, Charles Guillemet, tetap skeptis terhadap klaim white hat dari pelaku tersebut. Guillemet menuliskan di platform X bahwa sebanyak 600 BTC masih dipegang oleh para peretas. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa insiden ini lebih condong kepada pemerasan daripada tindakan white hat hacking.
Langkah Liquid Network
Setelah penarikan tersebut, Liquid Network secara tegas menonaktifkan node bridge yang menghubungkan jaringan. Mereka juga meminta bursa kripto untuk menangguhkan penyetoran dan penarikan L-BTC. Meskipun sejumlah dana telah dikembalikan, masih terdapat sekitar 600 BTC yang belum kembali ke Liquid.
Belum ada kepastian dari pihak jaringan mengenai pengembalian dana tersebut, penutupan kekurangan aset L-BTC, atau kapan sidechain dan layanan peg-nya akan beroperasi kembali secara normal. Situasi ini tetap menimbulkan pertanyaan di ranah keamanan jaringan kripto.

