Sunday, October 11, 2026
HomeTeknologiBitcoin Bergejolak: Analisis Suku Bunga The Fed

Bitcoin Bergejolak: Analisis Suku Bunga The Fed

Pergerakan Harga Kripto Terus Dinamis

Saat ini, pergerakan harga kripto masih menunjukkan dinamika yang menarik di tengah berbagai sentimen ekonomi global. Data terbaru dari CoinMarketCap pada 10 September 2026 pagi menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) diperdagangkan sekitar US$ 78.033 atau sekitar Rp 1,36 miliar. Meskipun mengalami penurunan 1,09% dalam 24 jam terakhir, Bitcoin masih mencatat kenaikan tipis sebesar 0,99% dalam sepekan. Sementara Ethereum berada di level US$ 2.461 atau sekitar Rp 43,13 juta, mengalami koreksi 1,42% dalam sehari namun masih menguat 3,04% dalam seminggu.

Sentimen Suku Bunga The Fed Dalam Sorotan Investor

Perkembangan makroekonomi, termasuk perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), telah menjadi fokus pelaku pasar. Setelah data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan kondisi ekonomi yang cukup kuat, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed kembali menjadi sorotan. The Federal Reserve dijadwalkan akan menggelar pertemuan FOMC pada 15-16 September 2026, dan hal ini turut memengaruhi pergerakan pasar aset kripto.

Berdasarkan laporan dari The Block pada 7 September 2026, penambahan 162.000 lapangan kerja di AS pada bulan Agustus telah memicu kenaikan ekspektasi terhadap suku bunga The Federal Reserve. Perubahan ini juga berdampak pada imbal hasil US Treasury dan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan oleh pasar aset berisiko, termasuk pasar kripto.

“Pergerakan Bitcoin dan Ethereum saat ini menunjukkan bahwa pasar masih cukup dinamis. Kenaikan harga secara mingguan tidak menjamin bahwa volatilitas pasar akan segera hilang dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk memperhatikan berbagai faktor yang bisa memengaruhi pasar sebelum mengambil keputusan,” ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler