Sunday, October 11, 2026
HomeTeknologiInvestor Kripto Sumbang Rp857 Miliar ke Partai Reform Inggris

Investor Kripto Sumbang Rp857 Miliar ke Partai Reform Inggris

Investor kripto asal Inggris, Ben Delo, berencana menyumbangkan 36 juta poundsterling kepada Reform UK menjelang pemilihan umum nasional berikutnya. Dana yang disebut setara US$8,7 juta atau sekitar Rp857,44 miliar itu ditujukan untuk membantu partai populis tersebut mempersiapkan diri memegang pemerintahan.

Rencana donasi itu disampaikan Delo pada Jumat, 11 September 2026. Perhitungan nilai dalam rupiah menggunakan asumsi kurs poundsterling sekitar Rp23.820. Dukungan finansial tersebut diarahkan agar Reform UK dapat lebih banyak mencurahkan perhatian pada penyusunan kebijakan dan rancangan undang-undang, alih-alih terus berfokus mencari dana.

Delo merupakan salah satu pendiri platform perdagangan kripto BitMEX. Ia pernah dinyatakan bersalah di Amerika Serikat karena melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank atau Bank Secrecy Act, sebelum kemudian memperoleh pengampunan dari Presiden AS Donald Trump.

Dorong persaingan dengan dua partai utama

Melalui sumbangan tersebut, Delo mengatakan ingin membantu menciptakan persaingan yang adil antara Reform UK dan dua kekuatan utama dalam politik Inggris. Keduanya adalah Partai Buruh yang saat ini berkuasa serta Partai Konservatif sebagai oposisi utama.

Dalam artikel opini yang diterbitkan surat kabar berhaluan kanan, Telegraph, Delo menyoroti persoalan yang belakangan dihadapi Reform UK. Menurut dia, partai itu semestinya mengurangi waktu yang digunakan untuk menggalang dana dan mengalihkannya ke persiapan menjalankan pemerintahan.

“Reform sedang menyusun rencana serius untuk pemerintahan, sesuatu yang tidak dilakukan Partai Buruh sebelum mereka menang pada tahun 2024. Membutuhkan waktu untuk merumuskan kebijakan yang matang dan menyusun rancangan undang-undang, dan itu semua memerlukan dana nyata,” kata Delo.

Pernyataan tersebut menempatkan donasi Delo sebagai dukungan bagi kesiapan organisasi dan kebijakan Reform UK. Pemilihan umum nasional Inggris berikutnya dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2029, sehingga partai masih memiliki waktu untuk menyusun agenda pemerintahan sebelum pemungutan suara.

Dukungan Reform UK mulai merosot

Reform UK dipimpin Nigel Farage, tokoh veteran dalam kampanye Brexit. Partai tersebut sebelumnya unggul jauh dalam jajak pendapat selama lebih dari satu tahun. Namun, tingkat dukungannya belakangan mulai menurun di tengah munculnya serangkaian tuduhan mengenai pendanaan menjelang pemilu.

Salah satu persoalan yang mencuat berasal dari penyelidikan terselubung pada awal September 2026. Penyelidikan itu memunculkan tuduhan bahwa dua staf senior Farage telah melanggar undang-undang pemilu dengan mengatur pembiayaan survei politik oleh seorang donatur asing.

Delo tidak menyinggung secara langsung penyelidikan maupun tuduhan tersebut dalam artikel opininya. Ia memilih menekankan perlunya Reform UK memiliki cukup dana untuk mematangkan kebijakan dan menyiapkan rancangan undang-undang apabila partai itu kelak memperoleh kesempatan menjalankan pemerintahan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler