Sunday, October 11, 2026
HomeTeknologiVolume Kripto Robinhood Melonjak 61% pada Agustus 2026

Volume Kripto Robinhood Melonjak 61% pada Agustus 2026

Volume perdagangan aset kripto di Robinhood melonjak 61 persen secara bulanan pada Agustus 2026, mencapai US$17,5 miliar atau sekitar Rp308,28 triliun dengan asumsi kurs Rp17.620 per dolar AS. Kenaikan ini menandai pemulihan setelah aktivitas perdagangan kripto di platform tersebut melemah pada Juli, ketika volumenya hanya US$10,9 miliar atau sekitar Rp192,01 triliun.

Meski meningkat tajam dibandingkan Juli, capaian Agustus masih berada 38 persen di bawah volume pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Agustus 2025, Robinhood mencatat nilai perdagangan kripto sebesar US$28,1 miliar atau sekitar Rp495 triliun.

Bitstamp menyumbang volume lebih besar

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Yahoo Finance, Senin (14/9/2026), aplikasi Robinhood sendiri menangani transaksi kripto senilai US$7,4 miliar atau sekitar Rp130,35 triliun sepanjang Agustus. Nilai tersebut naik 72 persen dibandingkan Juli, tetapi masih turun 46 persen secara tahunan.

Sementara itu, Bitstamp menyumbang volume yang lebih besar, yakni US$10,1 miliar atau sekitar Rp177,92 triliun. Bursa kripto tersebut telah diakuisisi Robinhood pada 2025. Volume perdagangan Bitstamp meningkat 53 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika digabungkan, Robinhood dan Bitstamp mencatat rata-rata nilai perdagangan harian sebesar US$565 juta atau sekitar Rp9,95 triliun selama Agustus. Angka ini mencerminkan pemulihan aktivitas transaksi setelah kinerja yang lebih lemah pada bulan sebelumnya, meski belum mampu menyamai level tahun lalu.

Pertumbuhan perusahaan ditopang bisnis di luar kripto

Perdagangan kripto hanya menjadi salah satu bagian dari bisnis Robinhood. Total aset di platform tersebut mencapai US$384 miliar atau sekitar Rp6.764 triliun. Nilai itu tumbuh 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah nasabah aktif juga meningkat menjadi 28,6 juta. Dalam definisi yang digunakan perusahaan, nasabah aktif adalah pengguna yang menyelesaikan setidaknya satu transaksi dalam 45 hari terakhir.

Robinhood turut mencatat pertumbuhan pada pinjaman margin, yakni dana yang dipinjamkan kepada nasabah untuk bertransaksi menggunakan uang pinjaman. Nilainya mencapai US$21,5 miliar atau sekitar Rp378,74 triliun, naik 72 persen secara tahunan.

Namun, peningkatan paling besar terjadi pada kontrak peristiwa atau event contracts, bukan pada aset kripto. Instrumen ini merupakan taruhan di pasar prediksi Robinhood untuk berbagai peristiwa, termasuk keputusan Federal Reserve dan pertandingan sepak bola.

Sepanjang Agustus, kontrak peristiwa diperdagangkan sebanyak 4,7 miliar kali. Jumlah tersebut memang turun 23 persen dibandingkan Juli, tetapi sekitar 15 kali lebih tinggi daripada 300 juta kontrak yang diperdagangkan pada Agustus 2025.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler