Sunday, October 11, 2026
HomeTeknologiPemegang Bitcoin Ambil Untung, Harga BTC Bakal Anjlok?

Pemegang Bitcoin Ambil Untung, Harga BTC Bakal Anjlok?

Cadangan Bitcoin yang tersimpan di bursa turun dalam rentang 21–24 September. Berdasarkan catatan CoinNiel, total cadangan berkurang dari sekitar 2,726 juta BTC menjadi 2,698 juta BTC. Penurunan tersebut mencerminkan berkurangnya jumlah Bitcoin yang tercatat berada di bursa, tetapi belum dapat langsung diartikan sebagai tanda terjadinya pembelian baru.

Bitcoin yang keluar dari bursa bisa saja dipindahkan ke dompet pribadi, dialihkan antar-institusi, atau digunakan sebagai jaminan. Karena itu, data arus keluar perlu dibaca bersama informasi lain untuk memahami tujuan perpindahan aset tersebut. Angka cadangan bursa, dengan sendirinya, tidak menjelaskan apakah Bitcoin itu benar-benar keluar dari pasar atau hanya berpindah lokasi penyimpanan.

Arus keluar Binance capai level tertinggi sejak 2023

Pergerakan di Binance menjadi salah satu penyumbang utama perubahan tersebut. Analis Darkfost mencatat lebih dari 13.800 BTC keluar dari Binance. Jumlah itu disebut sebagai arus keluar bersih harian terbesar dari bursa tersebut sejak 2023.

Dalam kurun empat hari, cadangan Bitcoin Binance turun dari sekitar 705.000 BTC menjadi 685.000 BTC. Data ini memperlihatkan penurunan cadangan yang lebih spesifik pada salah satu bursa terbesar, tetapi tetap tidak memberikan kepastian mengenai tujuan akhir aset. Bitcoin yang ditarik dapat masuk ke berbagai jenis dompet atau digunakan untuk kebutuhan institusional, termasuk sebagai jaminan.

Dengan demikian, penurunan cadangan bursa dan arus keluar dari Binance menunjukkan berkurangnya Bitcoin yang berada di platform perdagangan pada periode tersebut. Namun, sumber data yang tersedia tidak menyimpulkan bahwa seluruh perpindahan itu merupakan aksi akumulasi atau pembelian oleh investor.

Aktivitas derivatif dan leverage ikut menurun

Perubahan juga terlihat di pasar derivatif. CoinNiel mencatat open interest Bitcoin turun dari sekitar US$29,34 miliar pada 21 September menjadi US$26,29 miliar pada 24 September. Penurunan itu setara dengan 10,4 persen.

Open interest menggambarkan nilai posisi derivatif yang masih terbuka. Penurunan angka tersebut dapat mengindikasikan berkurangnya posisi yang masih aktif, termasuk posisi berleverage. Meski demikian, angka open interest dalam denominasi dolar turut dipengaruhi oleh perubahan harga Bitcoin.

Karena itu, penurunan open interest sebesar 10,4 persen tidak seluruhnya dapat dianggap sebagai akibat dari penutupan posisi leverage. Sebagian perubahan nilai tersebut bisa berasal dari pergerakan harga Bitcoin selama periode pengamatan. Data cadangan bursa dan pasar derivatif pada 21–24 September sama-sama menunjukkan perubahan aktivitas, tetapi belum cukup untuk memastikan motif di balik perpindahan Bitcoin maupun seluruh pengurangan posisi terbuka.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler