Saturday, April 11, 2026
HomeTravelMakna Kartu Kuning UNESCO Geopark Kaldera Toba

Makna Kartu Kuning UNESCO Geopark Kaldera Toba

Geopark Kaldera Toba di Provinsi Sumatera Utara merupakan destinasi wisata geologis terpopuler di Indonesia. Kaldera ini terbentuk akibat letusan supervulkanik sekitar 74.000 tahun yang lalu, dan kini menjadi danau vulkanik terbesar di dunia dengan Pulau Samosir di tengahnya. Pada Juli 2020, Kaldera Toba diakui sebagai bagian dari Jaringan Global Geopark UNESCO karena kekayaan geologis, budaya, dan nilai tradisi masyarakat di sekitarnya.

Namun, dalam rapat UNESCO Global Geoparks di Maroko, Geopark Kaldera Toba mendapat “kartu kuning” karena belum memenuhi standar pengelolaan internasional. Pemerintah Indonesia berupaya untuk memperbaiki catatan tersebut sebelum revalidasi pada Juli 2025. Hal ini menjadi pengingat bahwa pengakuan internasional membutuhkan tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengelola kawasan warisan dunia secara berkelanjutan.

Jika status geopark dari UNESCO dicabut, dampaknya akan signifikan. Selain mencoreng citra Indonesia di mata dunia, hal tersebut juga bisa menurunkan daya tarik Kaldera Toba sebagai destinasi pariwisata. Selain itu, berbagai program konservasi dan pengembangan masyarakat lokal yang menggunakan status geopark sebagai dasar pengajuan bantuan atau dukungan juga bisa terhenti. Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan status Kaldera Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark demi keberlanjutan ekosistem, ekonomi lokal, dan reputasi pengelolaan warisan dunia di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler