Jaguar telah mengalami perubahan yang signifikan, di mana Managing Director-nya, Rawdon Glover, mengungkapkan bahwa sebagian besar pelanggan kemungkinan akan beralih ke merek lain. Prediksi tersebut didasarkan pada transformasi total perusahaan untuk menargetkan pembeli kaya dengan mobil listrik bergaya radikal. Dalam sebuah wawancara, Direktur Pelaksana Global sub-merek Range Rover, Martin Limpert, menggambarkan bahwa Jaguar masa depan akan melayani audiens yang lebih muda dan modern dengan sentuhan progresif, seni, musik modern, dan lainnya. Identitas merek baru Jaguar dijelaskan sebagai “Exuberant Modernism,” yang menggambarkan keberanian dan artistik dalam setiap aspeknya. Sementara Jaguar bergerak menuju masa depan yang berbeda dengan slogan-slogan terdahulunya, perusahaan tetap menjaga nilai-nilai inti yang merupakan daya tarik bagi klien dan komunitas Jaguar. Meskipun skeptisisme ada tentang perubahan radikal ini, Jaguar bertekad untuk menyesuaikan diri dengan era baru mobil listrik dengan menghentikan produksi semua model kecuali F-Pace. Hal ini menandai tonggak penting dalam evolusi merek ini untuk bersaing dengan mobil listrik mewah lainnya.

