Infrastruktur jalan di Amerika memang belum sempurna, dengan lubang dan bopeng yang seringkali menjadi masalah di ratusan ribu mil trotoar di seluruh negara. General Motors telah mengajukan paten untuk sistem baru yang bertujuan untuk memberitahu pengemudi tentang kerusakan jalan sebelum mereka mencapainya. Sistem yang diusulkan akan menggunakan sensor dan kamera pada kendaraan untuk mengumpulkan data jalan seperti perpindahan suspensi, rotasi roda, dan getaran saat berkendara. Informasi ini akan dipancarkan ke awan melalui telematika dan GPS tertentu untuk menunjukkan ketidaksempurnaan jalan dalam waktu nyata.
Sistem ini akan menentukan Skor Pemeliharaan Jalan berdasarkan kondisi jalan yang terdeteksi, dan memberi tahu pengemudi tentang rute alternatif jika jalan rusak. Ini bisa menghemat biaya perbaikan bagi pengemudi, terutama dengan kondisi jalan di Amerika yang di bawah rata-rata. Selain itu, American Society of Civil Engineers (ASCE) memberikan peningkatan nilai “C” untuk infrastruktur Amerika, sebagian besar karena investasi senilai $1 triliun dari mantan Presiden Biden.
GM juga telah mengajukan paten untuk teknologi lain, seperti “Penilaian Kesejahteraan Mental Penghuni Kendaraan dan Penyebaran Penanggulangan” yang bertujuan untuk mencegah situasi tidak diinginkan di jalan raya. Mereka juga tengah mengembangkan teknologi untuk mengurangi silau lampu depan melalui kaca depan yang dapat diredupkan otomatis. Meskipun paten belum sepenuhnya diterima, teknologi ini diharapkan dapat segera membantu meningkatkan kehidupan para pengemudi di jalan raya.

