Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mungkin tidak sepopuler tetangganya, Kabupaten Raja Ampat, namun keindahan lautnya tak kalah menawan. Kabupaten ini juga memiliki situs religi dan sejarah yang menarik, di mana orang Papua pertama kali diperkenalkan dengan baca-tulis. Untuk memperkenalkan potensi daerah ini secara khusus, Festival Teluk Wondama diadakan di Sarinah, Jakarta, selama dua hari pada 23-24 Juli 2025. Selain memamerkan foto-foto indah alamnya, festival ini juga menampilkan seni dan budaya serta produk UMKM daerah.
Teluk Wondama juga memiliki potensi pariwisata yang menarik dengan Teluk Cenderawasih, taman nasional perairan laut terluas di Indonesia, yang sebagian besar berada di kabupaten ini. Dengan luas taman nasional mencapai 1,45 juta hektare, Teluk Cenderawasih menjadi rumah bagi terumbu karang dan berbagai spesies ikan langka.
Selain keindahan alamnya, Festival Teluk Wondama juga mengangkat sejarah pendidikan modern di Papua yang dimulai dari kabupaten ini. Dalam perayaan tersebut, mereka akan memperingati 100 tahun masuknya zending berkebangsaan Beanda, Isak Samuel Kijne, pada tahun 1925. Sejarah pendidikan modern di Papua dapat dilihat melalui situs Batu Peradaban Aitumeri, di Miei, Distrik Wasior, yang menjadi lokasi pertama berdirinya sekolah zending oleh Kijne.
Festival Teluk Wondama juga menjadi platform bagi pertemuan investor dengan harapan dapat mengembangkan potensi pariwisata Teluk Wondama dan membuatnya sebagai poros pariwisata di Papua Barat. Dengan potensi alam yang masih asri serta warisan sejarah pendidikan modern yang unik, Teluk Wondama memiliki banyak hal menarik untuk ditawarkan kepada para pengunjung.

