Caviar adalah hidangan mewah yang sering dijumpai di restoran-restoran mewah ataupun restoran bintang Michelin. Tapi sebenarnya, apa itu caviar dan mengapa harganya begitu mahal? Caviar berasal dari telur ikan, khususnya dari ikan sturgeon seperti Beluga, Osetra, dan Sevruga. Namun, sebuah studi menemukan bahwa sebagian caviar yang dijual sebenarnya campuran DNA yang tidak teridentifikasi dan bukanlah telur ikan asli.
Caviar mahal karena berasal dari sturgeon, di mana hanya beberapa spesies sturgeon yang menghasilkan telur yang dianggap premium. Sturgeon Beluga dari Laut Kaspia, dengan telur besar dan lembutnya, menjadi sumber caviar paling berharga. Namun, populasi sturgeon menurun drastis dan menghadapi kepunahan akibat penangkapan berlebihan. Budidaya caviar menjadi solusi, meskipun rasa dari caviar liar berbeda karena lingkungan dan pola makan yang beragam. Caviar Almas merupakan jenis caviar paling mahal yang berasal dari sturgeon Beluga Iran albino berusia antara 60 hingga 100 tahun, dengan harga mencapai ratusan juta per kilogram.
Dengan harganya yang tinggi, caviar tetap menjadi makanan langka dan eksklusif. Proses budidayanya yang intensif, mahal, dan bertanggung jawab turut menambah eksklusivitas dari caviar tersebut. Harganya yang melambung tinggi juga dipengaruhi oleh regulasi yang semakin ketat, membuat caviar tetap menjadi simbol kemewahan.

